Kepada yang Bermuara

Terkadang kita memang harus bersabar untuk sesuatu yang terbaik. Ketika penantianmu tak kunjung menepi kepersinggahan, itu saat terbaik untuk memperbaiki diri. Bisa jadi, ada hal yang kamu lupakan diatas semua kesenangan penantianmu. Aku masih terus berjalan menyusuri dinding dingin itu.

Continue reading “Kepada yang Bermuara”