Wajarkah Khawatir Perihal Jodoh?

Beberapa menit setelah sidang skripsi, salah satu dosen nanya gini, “Jadi, habis ini mau nikah met? kapan? Saya cuma senyum simpul saja.

Barangkali banyak diantara kalian yang seringkali menerima pertanyaan seperti ini. Apalagi jika setelah lulus, masih nganggur, nunggu panggilan kerjaan lama. Tetangga sudah pada “Gumush” duluan nanya kerja di mana? Alhasil survey tertinggi dari pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan untuk para jomblowers adalah “Kuliah dimana? sudah punya perkerjaan? kapan menikah? kapan mau dikenali ke orangtua?”.

Continue reading “Wajarkah Khawatir Perihal Jodoh?”